SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
BAGOR (Brebes Agro Tourism)
Oct 26th, 2013 by hardi santosa

Gagasan mengenai Brebes Agro Tourism, Integrasi Sektor Pertanian dengan Pariwisata sebagai Solusi yang Tepat dan Efektif untuk Pembangunan Wilayah di Kabupaten Brebes ini merupakan gagasan yang timbul dari sekelompok mahasiswa asal Brebes di UGM yang merasa sedih atas keterbelakangan daerah tempat keliharan mereka. Dalam latar belakang gagasan dimuat unsur-unsur yang menjadi gambaran umum ditulisnya gagasan ini. Pada bagian tujuan dan manfaat yang akan diperoleh dari gagasan Brebes Agro Tourism disebutkan beberapa nilai penting yang akan diharapkan dari adanya gagasan ini yang meliputi masyarakat dan daerah Brebes itu sendiri.
Bagian gagasan diperjelas secara lebih rinci dan detail mengenai potensi pembangunan kawasan agrowisata yang ada di wilayah Kabupaten Brebes. Pihak-pihak yang terkait terutama Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai pembuat arah kebijakan pembangunan daerah. Beberapa tahapan dan stategi juga dapat ditemui dalam cara pengentasan gagasan ini supaya bisa diterapkan di Kabupaten Brebes.
Hasil yang akan diperoleh dari gagasan mengenai Brebes Agro Tourism ini tentunya akan berhasil dan berjalan dengan lancar jika pihak-pihak yang berkepentingan mampu memainkan perannya dengan baik sesuai dengan bidangnya masing-masing melalui koordinasi yang sesuai untuk dihasilkan kemajuan bagi wilayah Kabupaten Brebes.

Penulis : Hardi Santosa, Muhammad Hidayat, Moris Habib Deciyanto dan Heri Muji

MASKULIN (Masker Anti Kuman dan Polusi Akibat Lalu-lintas Kendaraan Bermotor)
Oct 26th, 2013 by hardi santosa

Peningkatan urbanisasi, motorisasi dan industrialisasi di Indonesia telah memperburuk polusi udara. Pertambahan jumlah kendaraan pada satu dekade yang sangat pesat mengakibatkan bertambah banyak zat polutan. Data kementerian Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa polusi udara dari kendaraan bermotor bensin menyumbang 70 persen CO, 60 persen HC dan 60 persen NOx. Dari sisi kesehatan, pencemaran udara dapat berakibat pada terganggunga kesehatan dan pertumbuhan anak-anak, misalnya anemia. Hal yang paling dikhawatirkan, anak bisa mengalami gangguan kemampuan berpikir, daya tangkap lambat, dan tingkat IQ rendah. Dalam pertumbuhan fisik akan berdampak pada gangguan seperti keterlambatan pertumbuhan dan gangguan pendengaran. Pada orang dewasa, akan mempengaruhi sistem reproduksi atau kesuburan. Zat polutan dapat mengurangi jumlah dan fungsi sperma sehingga menyebabkan kemandulan, dan juga mengganggu fungsi jantung, ginjal, dan menyebabkan penyakit stroke serta kanker.Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2007 menyebutkan bahwa kondisi udara yang tidak bersih dan cuaca yang berubah-ubah merupakan salah satu pemicu infeksi saluran pernapasan (ISPA) selain alergi dan asma. Penduduk Indonesia dan Jakarta yang mengidap ISPA diperkirakan sekitar 25,50 persen. Dalam tiga tahun belakang, ISPA menempati peringkat pertama dari 10 penyakit yang paling banyak diderita masyarakat.Pola penyebaran ISPA yang utama ialah melalui droplet yang keluar dari rongga hidung atau mulut saat penderita batuk atau bersin. Udara dengan jarak yang dekat dengan penderita juga dapat mentransmisikan penyakit ini. Karena itu diperlukan masker sebagai protector untuk melindungi tubuh dari polusi udara serta sebagai pencegahan penularan penyakit melalui hidung dan mulut. Masker yang sekarang ada masih kurang efektif. Maskulin merupakan masker yang dibuat dengan kitosan dan arang aktif. Kitosan didapatkan dari proses N-deasetilasi kitin cangkang crustaceae sedangkan arang aktif dari tempurung kelapa yang didapatkan melalui pemanasan pada suhu tinggi. Kitosan dan arang aktif dapat berfungsi sebagai adsorben untuk menyaring polusi udara dan daya antibakteri kitosan akan membunuh bakteri sehingga mencegah penularan penyakit.
Penulis : Hardi santosa, Ifa najiyati, Fitri Rizki Amalia dan Alinda Fitrotun Nisa

Cara membuat daftar Isi, gambar, Tabel dan pustaka
Oct 20th, 2013 by hardi santosa

Saat membuat proposal hal yang perlu diperhatikan dalam format penulisan yaitu pembuatan daftar isi, gambar dan tabel serta penomoran. berikut tips nya yang bisa dilakukan pada ms word office 2013 :

1. Membuat Daftar Isi

Langkah-langkah:

– Ketikkan dulu seluruh dokumen yang ada

– Setelah pengetikan selesai, atur heading (menu references yang ada di ribbon Home) pada masing-masing judul bab dan judul subbab I, II, dst. Caranya blok judul bab lalu klik add teks pada references dan pilih level headingnya.

Pengaturan heading di sini harus berbeda antara judul dengan sub judul namun konsisten pada sesama jenis, misal : untuk judul bab kita menggunakan tipe heading 1, maka untuk semua judul bab harus pula menggunakan heading 1, sedangkan untuk sub judul gunakanlah heading yang berbeda namun tetap sama untuk sub judul yang setingkat.

– Jika semua judul dan subjudul telah diberi heading, maka aturlah posisi kursor di halaman penulisan daftar isi.

– Kemudian pilih references pada ribbon, lalu klik menu Table of Contents dan pilih style dari daftar isi yang Anda inginkan

– Selesai

 

2. Membuat Daftar Tabel dan Daftar Gambar

Langkah-langkah:

– Tabel atau gambar yang ada pada dokumen perlu Anda berikan Caption/label terlebih dahulu, caranya adalah klik menu references lalu pilih menu Insert caption.. atur posisi label yang ada (misal Figure atau Table), jika belum ada label yang sesuai dengan keinginan Anda, maka Anda bisa membuatnya melalui New Label yang ada pada menu Insert Caption tadi.

– Labeli tabel atau gambar Anda

– Jika sudah memiliki label, maka Anda perlu mengatur posisi kursor di halaman yang akan diisi Daftar Tabel atau Gambar.

– Pergi lagi ke menu References dan pilih Insert Table of Figures, lalu Anda perlu menyesuaikan label apa yang akan dibuat daftarnya, apakah Figure (gambar) atau Table (tabel).

– Selesai.

 

3. Membuat Daftar Pustaka

Langkah-langkah:

– Pertama Anda perlu membuat kutipan pada dokumen => posisikan kursor pada posisi dimana kutipan akan dibuat, lalu pilih menu References => lalu menu Insert Citation, pilih tipe referensi (misal buku, website, dll),lengkapi semua data yang perlu diisikan, jika sudah maka klik OK dan kutipan Anda telah jadi.

– Jika kutipan telah jadi, maka Anda tinggal menempatkan kursor dihalaman tempat Daftar Pustaka akan mulai ditulis, lalu ke menu References dan pilih Bibliography.

– Selesailah kutipan dan daftar pustaka pada dokumen Anda.

 

4. Mebuat Penomoran halaman

langkah-langkah :

– pada menu ribbon pilih insert header&footer pilih page number lalu pilih letak penomorannya (top apa bottom)

– untuk tipe nomer, saat page number pilih format page number lalu format number page pilih tipe penomoran yang Anda inginkan.

– untuk penomoran halaman yang berbeda ( halaman judul, daftar isi yang berformat angka romawi dan halaman isi yang berformat angka arab) maka setting halamannya terlebih dahulu dengan cara pisahkan halaman isi dari halaman sebelumnya dengan cara pilih page layout lalu break ( agar halaman penomorannya terpisah maka pilih Next page).

 

 

 

 

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa